Memasang Dua Ban Baru Di Roda Depan? Simak Penjelasan Yang Benar

Sampai kini banyak pemilik mobil salah kaprah menempatkan dua ban baru di sisi depan sebab dikira dapat berikan traksi optimal sebab situasi kembang ban masih bagus. Realitanya, asumsi itu salah serta punya tingkat bahaya lumayan tinggi.

Baiknya, kalau pemilik kendaraan penumpang cuma menukar dua ban saja baiknya disematkan di sisi belakang.

Pada prateknya, kalau harus menukar dua ban saja dengan fakta kuras isi kantong, dua ban baru itu harus di tempatkan di sisi belakang, sesaat ban lama di sisi depan.

Pertimbangannya, dalam berkendara ada arti oversteer serta understeer. Tanda-tanda oversteer seringkali berlangsung pada mobil-mobil berpenggerak roda belakang, sesaat tanda-tanda understeer seringkali berlangsung terhadap mobil-mobil berpenggerak roda depan.

Dengan cara tehnis tanda-tanda understeer semakin lebih simpel ditangani oleh pengemudi sebab kemudi digenggam oleh pengemudi yang membantu mengoreksi kemudi sewaktu tanda-tanda itu.

“Dua ban baru yang punya grip semakin bagus baiknya diposisikan di sisi belakang,” kata perwakilan PT Gajah Tunggal Tbk Zulpata Zainal di Bogor, pekan akhir saat kemarin.

Menurut Zulpata, kalau mobil berlangsung oversteer susah untuk pengemudi buat kembalikan ke situasi normal. Oleh karena itu ban sisi belakang butuh grip yang lebih optimal biar mobil yang mau masuk serta keluar kelokan dapat lebih baik.

Pemanfaatan Ban Mobil Berlainan Brand serta Type

Tiap-tiap ban punya code sendiri serta ini berubah menjadi rekomendasi ban didesain buat pemanfaatan harian. Tidak hanya itu ban punyai standard Orisinal Equipment Manufacturer (OEM) yang sifatnya tidak dapat terpisahkan pemanfaatannya.

Zulpata memperjelas jika ETRTO (European Tyre and Rim Technical Organisation) udah menganjurkan pemanfaatan ban berlainan brand serta type pada tiap-tiap kendaraan yang diperlukan buat harian baiknya jangan dilaksanakan dengan fakta keselamatan.

“Pemanfaatan ban berlainan brand serta type udah jamak diulas. Serta ini tidak dibolehkan,” sebut Zulpata.

Tapak ban udah dirancang dengan cara privat buat berikan traksi lebih optimal. Kalau pemilik kendaraan memanfaatkan ban tidak serupa, bukan mustahil traksi ban depan serta belakang, kiri serta kanan tidak akan optimal. Ujungnya handling mobil bakal berasa aneh, serta kapasitas bahaya bisa nampak sewaktu melawan situasi jalan licin.

Leave A Reply

Your email address will not be published.